6 Manfaat Outbond Bagi Anak Didik

Dummy

Kegiatan outbond di alam terbuka merupakan kegiatan yang menyenangkan untuk semua orang termasuk anak-anak. Selain kegiatan outbond dianggap kegiatan yang seru, juga merupakan kegiatan yang penuh akan manfaat bagi anak. Mereka dilatih untuk lebih mengenal alam dan kemampuan soft skill mereka menjadi bertambah. Mereka juga bisa berlari dan bebas bergerak ke mana saja.

Tentunya hal ini bisa melepaskan kepenatan mereka setelah menerima pelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu pihak sekolah banyak yang mengadakan kegiatan outbond untuk para anak didik mereka. Nah berikut ini enam manaat outbond bagi anak didik yang perlu diketahui anda ketahui:

  1. Menumbuhkan rasa percaya diri

Tujuan utama dari kegiatan outbond adalah menumbuhkan rasa percaya diri mereka sehingga mereka dapat melakukan komunikasi dan saling pengertian dengan sesamanya. Jadi akan terlihat anak yang awalnya tidak percaya diri akan lebih percaya diri setelah melakukan kegiatan outbond. Hal ini terjadi karena mereka merasa bangga terhadap dirinya karena mampu menaklukan petualangan di alam terbuka yang menantang. Berasal dari situlah rasa kepercayaan diri mereka muncul dan rasa keberanian yang kuat.

  1. Melatih mentalitas berkelimpahan

Kegiatan outbond juga melatih mentalitas berkelimpahan dalam diri anak-anak. Mentalitas berkelimpahan yaitu orang yang suka berbagi apa yang dimilikinya dengan sesama. Dengan adanya kegiatan outbond, anak-anak dipaksa saling berbagi dan bekerja sama dengan tim mereka. Hal ini untuk menyelesaikan permainan outbond yang menantang dengan baik. Tentunya pada akhirnya mereka akan memiliki mental yang berkelimpahan suka berbagi dibanding memiliki mental pelit atau yang tidak mau pergi.

  1. Melatih berpikir positif terhadap orang lain

Anak juga dilatih untuk berpikir positif terhadap orang lain melalui kegiatan outbond di alam terbuka. Anak akan lebih bisa menerima kritikan dan saran orang lain terutama untuk kebaikan mereka. Dia tidak akan langsung menarik kesimpulan dan menelannya mentah-mentah ucapan orang lain.

  1. Memiliki kebiasaan apresiasif

Anak yang rutin melakukan kegiatan outbond akan memiliki kebiasaan apresiasif. Kebiasaan apresiasif adalah sebuah kebiasaan yang ikut mengapresiasi atas keberhasilan seseorang. Anak akan ikut merasa bangga dan senang ketika teman mereka bisa melalui permainan outbond.

  1. Meningkatkan kemampuan berempati

Anak yang ikut outbond lebih bisa memiliki rasa empati yang tinggi terhadap orang lain. Mereka menjadi bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Mereka bisa ikut senang maupun sedih seperti yang dirasakan orang lain. Sebab dengan kegiatan di alam terbuka akan mengasah kemampuan empati mereka.

  1. Komunikasi transformasional

Komunikasi transformasional adalah seseorang yang mampu memilih kata yang diucapkannya sehingga lebih enak didengar. Sehingga mereka bisa menyampaikan pendapat dengan baik dan tidak menyinggung teman lainnya.

Setelah mereka melakukan outbound, tentu badan mereka jadi kotor. Tapi itu bukan masalah besar., yang terpenting merka menemukan banyak hal menarik selama melakukan outbound. Hal-hal luar biasa dan kreatif juga bisa ditemukan selama bermain.

Kalau Cuma kotor, kita bisa berikan produk personal care yang dibuat khusus untuk anak. Misalnya saja DOREMI THOMAS & FRIENDS yang memang di desain untuk anak. DOREMI THOMAS & FRIENDS terdiri dari tiga varian prodk, ada body wash, shampoo anak dan parfun. Ketiganya sangat aman dan pasti disukai anak. Apalagi jika melihat kemasan dan kandunganya. Sangat baik untuk melatih kemandirian anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *